Hubungan Antara Firaun, Haman, dan Alquran

PIRAMIDA merupakan sebuah bangunan yang memukau dan ditetapkan sebagai salah satu keajaiban dunia. Bangunan yang menyimpan banyak misteri ini terletak di Mesir dan didirikan di jaman Mesir Kuno.

Hingga kini pembangunan Piramida masih menjadi tanda tanya. Siapa yang mendirikannya? Terkait hal itu, Alquran menyebut soal Firaun dan Haman.

Allah SWT berfirman:

“Dan Firaun berkata, ‘Wahai Haman, buatkanlah untukku sebuah bangunan yang tinggi agar aku sampai ke pintu-pintu.” (QS Al Mu’minun: 36)

“Dan Firaun berkata, ‘Wahai para pembesar kaumku, aku tidak mengetahui ada tuhan bagimu selain aku. Maka bangunkanlah tanah liat untukku, wahai Haman (untuk embuat batu bata), kemudian buatlah bangunan yang tinggi untukku agar aku dapat naik melihat tuhannya Musa, dan aku yakin bahwa dia termasuk pendusta.” (QS Al Qaashas: 38)

Nama Haman disebut 5 kali dalam Alquran sebagai penasihat dan pendukung Firaun. Dialah yang diperintahkan Firaun untuk membangun sebuah bangunan tinggi yang diperkirakan adalah Piramida.

Nama Haman juga muncul dalam kitab perjanjian baru sebagi perdana menteri atau wazir dari raja Ahasuerus. Setelah upayanya menyingkirkan seluruh orang Yahudi di Persia mmengalami kkegagalan, ia dijatuhi hukuman gantung.

Nama Haman yang 5 kali disebutkan dalam Alquran terkait Firaun di Mesir ini sering dijadikan ‘senjata’ oleh orang-orang yang mencari kelemahan Alquran sebab dinilai tidak sejalan dengan Perjanjian Lama yang menyebutnya ada di Persia.

Namun, di Hof Museum di Wina, Austria, orang-orang pada masa sekarang bisa mengetahui hubungan Haman dengan Firaun. Profesor Mauricce Bucaille berhasil menerjemahkan sebuah hieroglief yang mengukuhkan kisah dalam alquran terkait Firaun dan Haman. Dalam bukunya berjudul Moise et L’Egypte, ia membahas penggunaan nama Haman.

Nama Haman ada dalam daftar transliterasi hieroglief Jerman sebagai pekerja bangunan. Nama ini juga ditemukan pada pahatan sebuah Monumen di Wina. Tanda kurung yang dibubuhkan pada nama Haman menunjukkan kedudukan khususnya dengan Firaun. Haman dilaporkan sebagai kepala pekerja bangunan. Hal ini sesuai dengan Firman Allah dalam QS Al Qashah: 38.

Jadi, keberatan yang diajukan atas kandungan Alquran jelas terbantahkan. Kebenaran Alquran itu mutlak. Banyak penelitian yang berhasil membuktikan kandungan Alquran khususnya dari sisi sejarah dan ilmu.

Source : https : //bit. ly/2DOdczR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *