Jika Kesulitan Hidup Membelitku …

JIKA kesulitan hidup membelitku, berbagai masalah menghadang
dan ketidaknyamanan mendera hari-hariku..
Hingga terasa sesak dadaku, lelah hatiku dan berputar kepalaku
Hingga rintihan terucap diiringi genangan air di pelupuk mata
Maka kembali kulayangkan ingatan pada saudara-saudaraku seiman di belahan bumi lainnya…

Di mana pun mereka berada

Mungkin di tempat-tempat gelap nan kumuh
Atau di pojok reruntuhan bangunan entah
Kedinginan dan kepanasan
Kelaparan dan kehausan
Kehilangan orang-orang tersayang
Sementara iman mereka masih melekat
Kesabaran mereka makin menguat
Kesyukuran mereka tak jua pudar
Perjuangan mereka kian teguh
Di situ aku merasa kerdil

Malu pun melumuri jiwa yang kerap mengeluh

Mestinya airmata tak pantas turun
Meski demikian beban di dada terasa lebih ringan, hati seolah meluas, pikiran mulai jernih…
Sebab tersadar bahwa kesusahanku ternyata bukan apa-apa, tak seberapa dan belum layak disebut musibah.

Kecuali bila imanku lenyap, kesabaran habis serta rasa syukur menipis. Maka itulah sebenar-benarnya musibah yang harus dan perlu kutangisi.

“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan musibah yang menimpa kami dalam urusan agama kami, dan jangan pula Engkau jadikan (harta dan kemewahan) dunia sebagai cita-cita kami yang paling besar, dan tujuan utama dari ilmu yang kami miliki.” (HR. At-tirmidzi, An-nasa’i)

Sumber : https://www.islampos.com/jika-kesulitan-hidup-membelitku-92599/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *