Miras Bikin Miris

LAGI-lagi nyawa melayang akibat menenggak minuman keras oplosan. Bukan cuma satu saja yang jadi korban tapi sudah lusinan bahkan 31 orang sekaligus yang nyawanya terenggut beberapa hari ini. yaitu sebanyak tujuh orang tewas di Bekasi, Enam warga Depok, Delapan warga jaksel, dan Sepuluh orang di Jaktim. Bahkan ada juga di daerah cicalengka dengan korban tewas mencapai 11 orang.

Sungguh angka yang fantastis bukan? Di seluruh jagat Indonesia, mungkin ini baru sebagian yang diketahui, belum lagi di daerah lain yang juga memperjual-belikan miras oplosan dengan bebas. Bukan kali pertama warga di negeri ini menjadi korban miras oplosan, malah sudah kesekian kalinya.

Bahkan tidak hanya miras oplosan saja yang bisa merenggut nyawa, tetapi miras yang bukan oplosan pun bisa mengakibatkan matinya seseorang disebabkan kecelakaan setelah mengonsumsi miras yang memabukkan. Mirisnya, para pengonsumsi miras saat ini bukan hanya orang dewasa saja. Namun banyak dari kalangan remaja yang juga ikut menikmati barang haram ini.

Dengan banyaknya masyarakat yang mengonsumsi miras, akan menimbulkan banyak kerugian khususnya kerusakan moral dan keamanan yang tidak terjamin bagi masyarakat.

Mengapa bisa begitu? Coba kita perhatikan, dari sekian banyak kasus kekerasan, pelecehan seksual, pembunuhan, kecelakaan lalu lintas, tak sedikit diantaranya dilakukan oleh orang-orang yang mabuk akibat mengonsumsi miras. Ini berarti miras bukanlah masalah sepele tetapi masalah serius yang harus segera.

Krisis Aqidah dan Akhlak

Banyaknya masyarakat yang menenggak miras disebabkan oleh hal yang mendasar yaitu tidak adanya aqidah Islam yang melekat pada diri-diri mereka dan hilangnya akhlak Islam pada setiap individunya. Abainya masyarakat terhadap Islam membuat individu Muslim hari ini tidak mengetahui mana yang halal untuk dilakukan dan mana yang haram. Tidak adanya kesadaran hubungannya dengan Allah Sang Pencipta pun menjadi dasar ketidaktakutannya terhadap sisksa Allah SWT.

Damai Dengan Islam

Hal semacam ini tentu tidak bisa dibiarkan karena semakin hari akan semakin menjadi jika tidak ada tindakan tegas dan solusi untuk menghentikan aktivitas haram ini. Di dalam Islam, miras atau disebut juga dengan khamr adalah zat yang haram untuk dikonsumsi.

Keharamannya telah jelas Allah SWT dan Rasul-Nya sampaikan. “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (TQS. Al-Maidah: 90)

“Semua yang memabukkan adalah khamr dan semua khamr adalah haram.” (HR. Muslim)

Dan masih banyak lagi hadits yang menyampaikan keharaman khamr atau miras. Wallahu a’lam bi ash-showab.

Source : https://www.islampos.com/miras-bikin-miris-81257/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *