Saudaraku, Jangan Anggap Remeh Dosa

Dosa terhitung sangat besar di sisi Allah jika seseorang menganggap remeh dosa itu. Daripada itu, jika seseorang menganggap besar sebuah dosa, dosa itu akan dianggap kecil di sisi Allah. Namun ketika seseorang menggap sebuah dosa sebagai sesuatu yang kecil, maka dosa itu oleh Allah akan dianggap besar.

Dari sinilah jika seseorang mengganggap besar suatu dosa, maka ia akan segera lari dari dosa dan betul-betul membencinya.

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosanya seakan-akan ia duduk di sebuah gunung dan khawatir gunung tersebut akan menimpanya. Sedangkan seorang yang fajir (yang gemar maksiat), ia akan melihat dosanya seperti seekor lalat yang lewat begitu saja di hadapan batang hidungnya.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam kitab Shahihnya no. 6308)

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Sesungguhnya kalian mengerjakan amalan (dosa) di hadapan mata kalian tipis seperti rambut, namun kami (para sahabat) yang hidup di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggap dosa semacam itu seperti dosa besar.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam kitab Shahihnya no. 6492).

Bilal bin Sa’ad rahimahullah mengatakan, “Janganlah engkau melihat kecilnya suatu dosa, namun hendaklah engkau melihat siapa yang engkau durhakai.”

Sumber : https://www.islampos.com/84805-84805/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *